Bayern Munchen berkesempatan besar tidak diperkokoh oleh
Javi Martinez lagi. Karena, si pemain memberi isyarat untuk keluar.
Pemain bola asal Spanyol itu, awalnya dihadirkan Bayern
Munchen di tahun 2012 lalu dari Athletic Bilbao. Serta kehadirannya diinginkan
dapat memberi efek yang positif di baris tengah khususnya waktu bertahan.
Tentunya, untuk seorang perekrutan baru pada musim pertama
dengan tampil sekitar 43 pertandingan di semua pertandingan dapat disebut
lumayan baik. Sedang pada musim 2019/2020 performanya malah benar-benar
terbatas di bawah instruksi Hansi Flick.
Serta keluarnya Javi Martinez makin kencang, karena
kontraknya tinggal tersisa satu musim lagi. Sampai sekarang, dia juga belum
memperoleh penyegaran untuk waktu kerjanya di Allianz Ajang.
Tidak ayal, membuat tertarik untuk tinggalkan raksasa Liga
Jerman serta buka kesempatan untuk kembali pada Spanyol. Atau bermain di liga
yang lain yang menarik seperti MLS serta Liga Australia.
Bicara pada Marca, pemain bola berumur 31 tahun itu
menjelaskan dia harus duduk serta mengulasnya dengan Bayern Munchen. Karena,
kontraknya akan usai di tahun 2021 akan datang. Dia mengaku siap untuk apa.
Untuknya bermain di Jerman mengagumkan.
Tetapi untuk saat ini, dia harus menanti, sebab sekarang ini
terdapat beberapa ketidaktetapan. Dia tidak tahu semacam apa bursa transfer
kelak, selanjutnya apa Liga Champions akan dimainkan atau mungkin tidak. Bila
harus pergi, dia benar-benar terbuka. Kemungkinan bermain serta tinggal di
Amerika Serikat, di Australia, atau kembali pada Spanyol. Sebab Javi Martinez
mengakui belum habis di sepak bola.
Dia mengutarakan, awalnya sempat bermain di Bilbao semasa
enam tahun. Hingga tidak tutup peluang akan kembali pada sana.
Bersama-sama Bayern Munchen, musim ini dia sudah mainkan 13
pertandingan di liga dengan memperoleh 3 kartu kuning. Selanjutnya di Liga
Champions, dia tampil 6 laga saja. Untuk piala berprestise, si pemain telah
mempersebahkan 7 titel juara Bundesliga, DFB Pokal 4 kali, Liga Champions 1
kali, UEFA Super Cup 1 kali serta Piala Dunia Antarklub 1 kali.
