Sabtu, 06 Juni 2020

Odion Ighalo Pernah Mendapat Perlakuan Rasis Di China






Penyerang pinjaman Manchester United, Odion Ighalo, memberikan ancaman akan tinggalkan lapangan bila dia kembali lagi memperoleh perlakuan rasialisme. Di dalam bermain di Liga China, dia akui sempat dilecehkan sebab warna kulitnya.

Odion Ighalo adalah pemain utang dari Shanghai Shenhua, club Liga Super China. Kontrak pinjamannya di Manchester United diperpanjang sampai Januari 2021.


Saat masih bermain di China, Odion Ighalo akui seringkali memperoleh pelecehan rasialisme. Tetapi, kewenangan sepak bola disana bergerak alias tidak bertindak apa-apa.

Maka dari itu, Odion Ighalo memberikan ancaman akan tinggalkan lapangan bila hal sama berlangsung lagi, baik di China serta dimana saja.

"Jika saya terima pelecehan rasialisme lagi, saya akan berikan ke wasit. Jika wasit tidak lakukan apa-apa, saya akan tinggalkan lapangan!" tuturnya pada Sky Sports News.

"Hal semacam itu tidak dapat dilaksanakan oleh siapa saja pada siapa saja dimana saja," kata Odion Ighalo lagi.



Odion Ighalo tidak menerangkan pelecehan rasialisme semacam apa yang dia bisa saat bermain di Liga China. Dia tidak ingin permasalahan ini terlalu lama serta lebih baik memperlihatkan sikapnya langsung.

"Sempat satu saat dalam satu laga di China, saya mendapatkan hinaan. Selesai pertandingan, saya tidak ingin berjabatan tangan dengannya. Saya langsung ke ruangan tukar, saya geram, saya adukan hal tersebut ke asosiasi," tuturnya lagi.

"Saya tidak ingin membesar-besarkannya, saya diamkan saja sebab ya saya bukan type orang yang semacam itu. Masih, untuk saya, rasialisme jangan dilaksanakan di negara mana saja," kata Odion Ighalo lagi.